ReviewReviewReviewEnrique's JourneyJul 17, '08 5:02 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Sonia Nazario
Enrique's Journey merupakan gambaran anak-anak Amerika Tengah (khususnya Honduras) yang sejak kecil udah ditinggalin ibunya ke AS. Bukan karena para ibu di sana nggak bertanggung jawab, tapi karena bapaknya yang brengsek ninggalin keluarganya (hehehe..emosi). Jadilah ibu-ibu sana sebagai single parent tanpa pekerjaan dengan anak-anak yang banyak, masih kecil-kecil, dan kelaparan. Gara-gara tidak kunjung mendapat pekerjaan, karena ternyata perusahaan-perusahaan di sana umumnya hanya menerima karyawan wanita berumur 18-22 tahun, akhirnya dengan sangat terpaksa para ibu pun mengadu nasib ke AS untuk mendapatkan pekerjaan dan mengirimkan uangnya untuk anak-anak di kampung halaman. Di sinilah permasalahan mulai muncul.
Anak-anak yang ditinggal jadi kurang perhatian akhirnya tumbuhnya pun nggak bener. Anak-anak yang kangen berat sama ibunya, seperti Enrique akhirnya nekad nyusul ke AS tanpa modal apa-apa, cuma nomor telpon ibunya aja.
Jangan bayangin perjalanan ke AS-nya itu naek pesawat atau bus yang nyaman, mereka naek kereta api barang, tapi bukan di gerbongnya, kadang di atap, kadang di sambungan gerbong. Pokoknya di mana pun yang nggak ketahuan petugas, secara mereka penumpang gelap. Parahnya, dalam menempuh perjalanan lintas batas negara ini taruhannya jiwa dan raga, entah itu dirampok gangster, diperkosa, jatuh dari kereta, dipukulin polisi, dikejar-kejar orang rasis, atau kegilas kereta.
Herannya....udah capek-capek nyari ibunya pake taruhan nyawa segala, pas berhasil ketemu dan tinggal bersama, eh yang ada malah berantem terus. Gara-garanya si anak nyalahin ibunya yang tega ninggalin mereka waktu kecil sedangkan ibunya merasa si anak harusnya berterima kasih karena ibunya udah kerja banting tulang di negeri orang demi menghidupi dia. Tapi uang aja gak cukup kata anak-anaknya. Muter-muter aja deh konfliknya.
Sementara itu di kampung halaman, menyelundup ke AS sepertinya udah jadi tren. Hampir semua ibu yang single parent terpaksa ninggalin anak-anaknya untuk cari duit. Kejadiannya terus berulang, dan sedikit yang berhasil kembali ke negara asalnya.

Tapi kok anak-anak TKW kita gak ada yang nekat nyusul ibunya ke Malaysia ya??? atau jangan-jangan emang ada? ada gak sih?



Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help